Pengantar
Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) mendukung penuh implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui program MBKM, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar di luar program studi maupun di luar perguruan tinggi melalui berbagai aktivitas yang relevan dengan bidang hukum, pemerintahan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.
MBKM memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan kontekstual sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam dunia profesi.
Tujuan Program MBKM
Program MBKM bertujuan untuk:
Bentuk Kegiatan MBKM
Mahasiswa Program Studi HPI dapat mengikuti berbagai bentuk kegiatan MBKM sesuai ketentuan yang berlaku.
Magang atau Praktik Kerja
Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di berbagai institusi mitra, antara lain:
Melalui kegiatan magang, mahasiswa dapat memahami praktik hukum, tata kelola pemerintahan, dan dinamika dunia kerja secara langsung.
Pertukaran Mahasiswa
Program pertukaran mahasiswa memberikan kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi lain baik di dalam maupun luar negeri guna memperluas wawasan akademik, budaya, dan jejaring profesional.
Manfaat program ini meliputi:
Penelitian
Mahasiswa dapat terlibat dalam kegiatan penelitian bersama dosen, lembaga penelitian, maupun institusi mitra untuk mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan riset.
Bidang penelitian meliputi:
Proyek Kemanusiaan
Mahasiswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk implementasi nilai keadilan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dapat berupa:
Kegiatan Kewirausahaan
Mahasiswa didorong untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui kegiatan kewirausahaan yang mendukung lahirnya lulusan dengan semangat Legal Entrepreneurship.
Contoh kegiatan:
Proyek Independen
Mahasiswa dapat mengembangkan proyek secara mandiri atau berkelompok sesuai bidang minat dan kompetensi yang ingin dikembangkan.
Contoh proyek:
Konversi dan Rekognisi Akademik
Seluruh kegiatan MBKM yang diikuti mahasiswa akan dievaluasi dan direkognisi sebagai bagian dari proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan kurikulum Program Studi HPI.
Konversi kegiatan MBKM dilakukan dengan memperhatikan:
Dengan mekanisme ini, pengalaman belajar mahasiswa melalui MBKM menjadi bagian integral dari kurikulum dan berkontribusi terhadap pencapaian kompetensi lulusan.
MBKM dan Profil Lulusan HPI
Program MBKM dirancang untuk mendukung pencapaian empat profil utama lulusan Program Studi HPI.
| Program MBKM | Profil Lulusan yang Didukung |
| Magang Profesi | Praktisi Hukum Profesional |
| Pertukaran Mahasiswa | Aparatur Negara & Peneliti |
| Penelitian | Peneliti Hukum |
| Proyek Kemanusiaan | Aparatur Negara & Praktisi Hukum |
| Kewirausahaan | Legal Entrepreneur |
| Proyek Independen | Legal Entrepreneur & Peneliti |
Manfaat bagi Mahasiswa
Melalui MBKM, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk:
✓ Mengembangkan kompetensi profesional secara nyata
✓ Memperluas jejaring akademik dan profesional
✓ Memahami kebutuhan dunia kerja
✓ Mengembangkan kemampuan kepemimpinan
✓ Meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi
✓ Memperkuat kesiapan karier setelah lulus
✓ Memperoleh pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan bermakna
Mitra MBKM
Program Studi Hukum Pidana Islam terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi nasional dan internasional untuk mendukung pelaksanaan MBKM yang berkualitas.
Mitra MBKM meliputi:
