Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Pengantar

Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) mendukung penuh implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui program MBKM, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar di luar program studi maupun di luar perguruan tinggi melalui berbagai aktivitas yang relevan dengan bidang hukum, pemerintahan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

MBKM memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan kontekstual sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam dunia profesi.

Tujuan Program MBKM

Program MBKM bertujuan untuk:

  • Memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
  • Mengembangkan kompetensi profesional dan keterampilan abad ke-21.
  • Memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dan dunia kerja.
  • Memberikan pengalaman pembelajaran berbasis praktik.
  • Meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional dan internasional.
  • Mendukung pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Bentuk Kegiatan MBKM

Mahasiswa Program Studi HPI dapat mengikuti berbagai bentuk kegiatan MBKM sesuai ketentuan yang berlaku.

Magang atau Praktik Kerja

Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di berbagai institusi mitra, antara lain:

  • Pengadilan Agama
  • Pengadilan Negeri
  • Kejaksaan
  • Kepolisian
  • Kantor Advokat
  • Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
  • Kementerian dan Lembaga Pemerintah
  • Pemerintah Daerah
  • Komisi dan Badan Negara

Melalui kegiatan magang, mahasiswa dapat memahami praktik hukum, tata kelola pemerintahan, dan dinamika dunia kerja secara langsung.

Pertukaran Mahasiswa

Program pertukaran mahasiswa memberikan kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi lain baik di dalam maupun luar negeri guna memperluas wawasan akademik, budaya, dan jejaring profesional.

Manfaat program ini meliputi:

  • Pengayaan pengalaman akademik
  • Peningkatan kemampuan adaptasi
  • Penguatan kompetensi lintas budaya
  • Pengembangan jejaring nasional dan internasional

Penelitian

Mahasiswa dapat terlibat dalam kegiatan penelitian bersama dosen, lembaga penelitian, maupun institusi mitra untuk mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan riset.

Bidang penelitian meliputi:

  • Hukum Pidana Islam
  • Hukum Pidana Nasional
  • Kriminologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Cyber Crime
  • Politik Kriminal
  • Hukum dan Teknologi

Proyek Kemanusiaan

Mahasiswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk implementasi nilai keadilan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan dapat berupa:

  • Edukasi hukum masyarakat
  • Pendampingan kelompok rentan
  • Bantuan hukum masyarakat
  • Program pemberdayaan sosial

Kegiatan Kewirausahaan

Mahasiswa didorong untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui kegiatan kewirausahaan yang mendukung lahirnya lulusan dengan semangat Legal Entrepreneurship.

Contoh kegiatan:

  • Konsultasi hukum berbasis digital
  • Legal content development
  • Startup layanan hukum
  • Pelatihan kewirausahaan hukum

Proyek Independen

Mahasiswa dapat mengembangkan proyek secara mandiri atau berkelompok sesuai bidang minat dan kompetensi yang ingin dikembangkan.

Contoh proyek:

  • Legal technology
  • Aplikasi edukasi hukum
  • Kajian kebijakan hukum
  • Inovasi layanan hukum masyarakat

Konversi dan Rekognisi Akademik

Seluruh kegiatan MBKM yang diikuti mahasiswa akan dievaluasi dan direkognisi sebagai bagian dari proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan kurikulum Program Studi HPI.

Konversi kegiatan MBKM dilakukan dengan memperhatikan:

  • Kesesuaian dengan CPL Program Studi
  • Beban kerja mahasiswa
  • Capaian kegiatan
  • Laporan dan evaluasi pembimbing

Dengan mekanisme ini, pengalaman belajar mahasiswa melalui MBKM menjadi bagian integral dari kurikulum dan berkontribusi terhadap pencapaian kompetensi lulusan.

MBKM dan Profil Lulusan HPI

Program MBKM dirancang untuk mendukung pencapaian empat profil utama lulusan Program Studi HPI.

Program MBKMProfil Lulusan yang Didukung
Magang ProfesiPraktisi Hukum Profesional
Pertukaran MahasiswaAparatur Negara & Peneliti
PenelitianPeneliti Hukum
Proyek KemanusiaanAparatur Negara & Praktisi Hukum
KewirausahaanLegal Entrepreneur
Proyek IndependenLegal Entrepreneur & Peneliti

Manfaat bagi Mahasiswa

Melalui MBKM, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk:

✓ Mengembangkan kompetensi profesional secara nyata

✓ Memperluas jejaring akademik dan profesional

✓ Memahami kebutuhan dunia kerja

✓ Mengembangkan kemampuan kepemimpinan

✓ Meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi

✓ Memperkuat kesiapan karier setelah lulus

✓ Memperoleh pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan bermakna

Mitra MBKM

Program Studi Hukum Pidana Islam terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi nasional dan internasional untuk mendukung pelaksanaan MBKM yang berkualitas.

Mitra MBKM meliputi:

  • Lembaga Peradilan
  • Kejaksaan
  • Kepolisian
  • Kantor Advokat
  • Lembaga Bantuan Hukum
  • Pemerintah Daerah
  • Kementerian dan Lembaga Negara
  • Perguruan Tinggi Mitra
  • Organisasi Masyarakat dan Lembaga Internasional