Semarang, HMJ HPI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan remaja sekaligus pengabdian kepada masyarakat, HMJ HPI UIN Walisongo melalui Departemen PPSDM Kabinet Mahodya menggelar kegiatan HPI Mengajar: Goes to School di MAN 2 Kota Semarang pada Rabu (29/4/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Kenakalan Remaja” ini diikuti oleh sekitar 70 siswa dengan antusiasme tinggi.
Ketua HMJ HPI UIN Walisongo Semarang, David Setiawan, menjelaskan bahwa program HPI Mengajar: Goes to School hadir sebagai respons terhadap maraknya fenomena kenakalan remaja di kalangan pelajar, khususnya kasus tawuran yang belakangan banyak melibatkan remaja di Kota Semarang.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut bertujuan memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja beserta dampaknya dari sisi sosial, moral, maupun hukum.
“Tema ini kami angkat karena sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini yang sedang berada pada fase pencarian jati diri. Kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa kenakalan remaja bukan hal yang bisa dianggap sepele karena dampaknya dapat merugikan diri sendiri, keluarga, bahkan orang lain,” ujar David.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa HMJ HPI membahas sejumlah isu yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti tawuran, penyalahgunaan miras dan narkoba, hingga fenomena catcalling yang mulai marak terjadi di lingkungan sekitar.
Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami para siswa.Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif peserta. Para siswa diberikan secarik kertas untuk menuliskan pengalaman maupun pendapat mereka terkait kenakalan remaja yang pernah ditemui di lingkungan sekolah, baik sebagai korban maupun pelaku.

“Melalui metode ini, kami ingin membangun keberanian siswa untuk menyampaikan keresahan mereka sekaligus meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat,” tambahnya.
David juga mengapresiasi antusiasme siswa MAN 2 Kota Semarang selama kegiatan berlangsung. Ia mengaku senang melihat para siswa aktif berdiskusi dan memiliki semangat untuk menjadi remaja yang lebih baik.
“Saya sangat senang melihat siswa MAN 2 Kota Semarang aktif selama kegiatan dan memiliki semangat untuk menjadi remaja yang baik serta sadar akan pentingnya menjaga masa depan mereka,” katanya.
Salah satu peserta kegiatan, Raffi Aditya Pratama dari kelas XI L, mengaku senang dengan adanya program tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan remaja sehari-hari dan memberikan banyak pelajaran penting.
“Kegiatan ini seru dan bermanfaat karena materinya relate dengan kehidupan remaja sekarang. Jadi kami lebih paham tentang dampak kenakalan remaja dan bagaimana cara menghindarinya,” ungkap Raffi.
Melalui program HPI Mengajar: Goes to School, HMJ HPI UIN Walisongo berharap dapat terus menghadirkan kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan kesadaran hukum, moral, dan sosial di kalangan pelajar, sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Penulis: David Setiawan

