Oleh: M Waliyuddin

Mahasiswa sebagai sentral gerakan di tengah masyarakat, banyak yang bilang dengan sebutan (agen off cange) kunci dari sebuah perubahan. dalam hal ini mahasiswa berperan penting dalam sebuah perubahan di tengah permasalahan masyarakat. Bagaimana cara mahasiswa  belajar agar menjadi sebuah tonggak perubahan?, yaitu dengan cara belajar berorganisasi di kampusnya. Berbicara tentang organisasi, kita teringat dengan istilah student goverment. Yang kaitannya dengan organisasi di lingkup mahasiswa. Bisa disebut dengan pemerintahan mahasiswa, dan  di artikan sebagai pelembagaan kepentingan pihak politik mahasiswa dalam format bernegara di kampus.

Gambaran dari pengertian student goverment bahwa kita hidup di suatu negara yang mana sistem kekuasaan ada pada mahasiswa. Dalam praktiknya disini juga mengatur adanya lembaga eksekutif dan legislatif. Dimana exekutif di kuasai oleh DEMA (Dewan Exekutif Mahasiswa) , legislatif di kuasai oleh SEMA(Senat Mahasiswa ). Mengapa alasan yudikatif tidak dimaksudkan disini, karena mahasiwa sendiri sama hal nya masyarakat yang ada di bawah lingkungan kampus, yang berada di bawah lidungan rektor sebagai lembaga yudikatif universitas. Maka dari itu kekuasaan tertinggi ada pada lembaga yudikatif.

Fungsi lembaga Exsekutif dan Legislatif

            Dalam dunia mahasiswa pasti kita pernah mendengar istilah BEM, DEMA, SEMA, SENAT dll. Kedua lembaga ini berfungsi untuk mengatur sebuah kebijakan yang ada di kampus. Serta menampung aspirasi mahasiswa dan mengawalnya untuk menjadi sebuah kebijakan rektor. Maka dari itu mahasiswa yang berada di dalam anggota birokrasi DEMA maupun SEMA, harus benar-benar orang yang benar-benar komitmen dalam memangku jabatannya. Karena mempunyai subtansi yang ideal yang mampu membuat teroboosan yang inovatif mewakili mahasiswa.

Peran lembaga exekutif maupun legislatif juga sebagai advokasi mahasiswa yang bisa mensejahterakan mahasiswa di kampus.  lembaga exsekutif berorientasi mensejahterakan mahasiswa dilihat dari rancangan progam kerjanya.  Apakah bisa terealisasikan dengan baik dan mensejahterakan  mahasiswa, Atau justru sebaliknya. Untuk menciptakan badan exekutif yang baik, tentunya harus diawali dengan yang baik pula. Lembaga exsekutif di sahkan dengan cara sistem demokrasi yang bertujuan agar badan exekutif mahasiwa menjadi cerminan mahasiswa. Yang mana orang-orang yang duduk di bangku exekutif ditunjuk mahasiswa tak heran karena idealismenya.

Gerakan yang di Lembagakan

Dalam student goverment kita bisa belajar mengenai sistem kenegaraan dalam bentuk politik mahasiswa yang di lembagakan. Dalam hal ini gerakan mahasiswa sebagai sentral yang di aplikasikan dalam bentuk pemerintahan yang mengambil alih kekuasaan dan kekuatan negara  akan dikuasai mahasiswa. Sebagai sentral gerakan disini mempunyai paling sedikit 3 dasar yakni, intelektual, politis dan sejajar.

Gerakan mahasiswa dalam lingkup student goverment bisa dikatakan sebagai gerakan mahasiswa yang berkarakter intelektual. Menghasilkan rumusan dan solusi kongkret permasalahan dengan kapasitas keilmuan. Lalu sebagai gerakan politik mempunyai arti menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan baik kampus maupun negara.

Terakhir hal ini gerakan mahasiswa sebagai lingkup student goverment yang sejajar. hal ini adalah sebuah keberanian dari gerakan mahasiswa yang akan menjadi perjuangan. Sehingga dengan pihak manapun gerakan ini mempunyai hak dan kesempatan yang sama.

*Mahasiswa Hukum Pidana Islam 2016, Aktif di organisasi gerakan mahasiswa*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here