Pemuda dengan badan berisi berkulit putih ini, asal Kota Batik Pekalongan  baru saja membawa nama harum almamaternya. Sebut saja namanya Djibran, mahasiswa Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang. Telah menjuarai kompetisi pencak silat tingat internasional.(16/10).

Dalam kompetisi “Paku Bumi CHAMPIONSHIP” yang diadakan di Sentul Bogor Jawa Barat. Yang diikuti pendekar pencak silat se Asia Eropa. Dia berhasil menyabet juara 1 Internasional bersama rekan.

Untuk mencapai hasil yang maksimal pastinya ada usaha yang begitu kuat untuk menjadi yang terbaik. Djibran mengatakan bahwa setiap perlombaan  yang ia ikuti dia berlatih dari jauh-jauh hari serta memaksimalkan latihannya.

“ sebelum mengikuti kompetisi saya berlatih keras dengan harapan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, karena usaha tak akan menghianati hasil.” Ujarnya saat di wawancarai di depan gedung G fakultas syariah dan Hukum.

Dia menggeluti dunia  pencak silat saat duduk di bangku SMP kelas 9 dan sering mengikuti kompetisi yang bersifat regional maupun internasional.

Sampai hari ini banyak puluhan medali yang pernah ia juarainya saat duduk dibangku sekolah hingga kompetisi tingkat Mahasiswa.

“sampai saat ini sudah puluhan medali yang berhasil saya dapatkan” ungkap  mahasiwa smt 5 jurusan Hukum Pidana Islam tersebut.

Di kampus dia aktif di salah satu UKM Universitas yang menggeluti bidang olahraga pencak silat. UKM PSHT namanya. UKM yang membidangi olahraga pencak silat ini telah berhasil membawa atlet-atletnya ke kancah nasional maupun internasional. Termasuk Djibran.

Dalam 2 tahun terkhir selama menjadi mahasiswa, dia telah berhasil menjuarai 5 kompetisi regional hingga Internasional. Diantaranya

Pom Rayon 2017 berhasil juara harapan, Sudirman CUP Jateng DIY juara 3, UNS internasional CHAMPIONSHIP juara harapan, Paku Bumi CHAMPIONSHIP juara 1, dan Kejurnas Pandu Samudra juara 2.

Menurutnya proses yang dilalui tersebut tak lekang dari motivatior-motivator pendukung di belakangnya.

“proses saya hingga menghasilkan hasi seperti ini, banyak motivator yang mendukung saya. Terutama orang tua saya yang selalu bisa mensuport sampe kapanpun’’ imbuhnya dalam harap.

Harapannya untuk mahasiswa yang lain bisa mengikuti jejak dari mahasiswa berprestasi laiinya. Untuk bisa membawa manfaat bagi semua orang dan terutama dan utama bagi UIN Walisongo tercinta. (W).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here