Ali Imron, M.Ag. 

Dosen Prodi Hukum Pidana Islam

Perkawinan pada hakikatnya adalah pencucian orang-orang dan wujud tidak-benda-benda yang kotor yang digunakan dalam bentuk rumah tangga untuk kesejahteraan emosional dan fisik. Peraturan tentang perkawinan yang dirangkai oleh principlethata manmay hanya memiliki istri dan sebaliknya. Pengadilan dapat memberikan izin kepada perawat untuk menentukan persyaratan yang pasti. Kuantitatif dan Kuantitatif, sama seperti kondisi orang miskin dan bahkan tidak mungkin untuk dihilangkan. Poligami identik dengan eksploitasi Perempuan demi kepentingan umum.

Selengkapnya Klik di bawah ini:

https://drive.google.com/open?id=1VUu4HN_P1PSrYIIxPmS3COwqNDlzIlWy

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here