Semarang – Aliansi Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang yang tergabung dari DEMA, SEMA, dan Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari’ah angkatan 2016. Melakukan audiensi terkait ketidakjelasan informasi KKL yang mestinya dilaksanakan semester genap. (3/7/2019).

Setelah kemarin melakukan konsolidasi akbar yang telah dibuat keputusan bersama. Mereka membawa 6 tuntutan tersebut ke audiensi pada hari Selasa, 2 Juli 2019.

Ketua DEMA Syarif Hidayatullah menegaskan bahwa 6 tuntutan tersebut akan dibawa ke raoat audiensi bersama wakil dekan 1dan pihak PTIPD.

7 tuntutan kemarin akan kami bawa pada saat rapat audiensi terkit ketidakjelasan informasi KKL pada gelombang 3 nanti”. Ujarnya saat di hubungi melalui pesan Whatsap.

Diruang audiensi berlangsung hangat, Wakil Dekan 1 Sahidin dengan mahasiswa beradu argumen untuk mencari kejelasan yang sebenarnya.

Sahidin merespon bahwa terkait pembatalan KKL pada semester ini tidak ada masalah, karena tidak mempengaruhi nilai pada semester ini.

Menurutnya mahasiswa yang tidak bisa mengikuti KKL semester ini juga bisa mengikuti di semester ganjil depan.

Terkait korban KKL tidka masalah, karena itu tidak mempengaruhi secara signifikan, hanya pengaruh di IP dan IPK. Itupun sifatnya sementara, semester ganjil depan juga bisa mengikuti KKL, dan itu menjadi transkip nilai nanti di akhir” . Ujarnya di tengah Mahasiswa peserta Audiensi.

Namun mahasiswa begitu alot, mereka tetap mendesak terkait tuntutannya kepada birokrasi. Akhirnya beliau mengabulkan beberapa tuntutan yang diajukan.

Salah satunya tuntutan yang dikabulkan, yaitu tuntutan nomer 1 terkait Menghapus kartu rencana studi (KRS), yang mencantumkan kuliah kerja lapangan (KKL), untuk seluruh mahasiswa yang tidak jadi berangkat KKL.

Diakhir DEMA,SEMA, dan Aliansi Mahasiswa HES 2016,akan memotret kebijakan yang sudah disepakati dalam audiensi apakah di aktualisasikan atau tidak.

Rencananya jika ada kebijakan yang menyeleweng atau merugikan mahasiswa, mereka akan turun aksi.

“ DEMA, SEMA, akan terus mengawal kebijakan, jika ada penyelewengan dan merugikan mahasiswa kami akan turun aksi” Ujar Syarif di akhir forum tersebut. 

Editor: Tim Redaksi 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here